manajemen-keselamatan-dan-kesehatan-kerja-brg

Safety Management System | PT. Buana Rangga Gumilang

Komitmen Keselamatan Kerja dalam Setiap Proyek Conveyor System

PT. Buana Rangga Gumilang (BRG) percaya bahwa keberhasilan sebuah proyek tidak hanya diukur dari kualitas pekerjaan dan ketepatan waktu penyelesaian, tetapi juga dari kemampuan menjaga keselamatan seluruh tenaga kerja yang terlibat.

Oleh karena itu, penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) menjadi bagian penting dalam setiap aktivitas perusahaan, mulai dari fabrikasi, instalasi conveyor belt, hot splicing, cold splicing, rubber lagging, pulley maintenance, hingga pekerjaan shutdown di area industri, pertambangan, pelabuhan, dan pembangkit listrik.

Kami berkomitmen untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan produktif melalui penerapan Safety Management System yang berkelanjutan.


Mengapa K3 Menjadi Prioritas Utama?

Pekerjaan conveyor system memiliki berbagai potensi risiko, antara lain:

  • Area kerja dengan peralatan berputar
  • Pekerjaan pada ketinggian
  • Penggunaan alat berat
  • Aktivitas pengangkatan material
  • Pekerjaan mekanikal dan fabrikasi
  • Area industri dengan risiko tinggi

Tanpa pengelolaan keselamatan yang baik, risiko kecelakaan kerja dapat meningkat dan berdampak pada pekerja, perusahaan, maupun operasional pelanggan.

Karena itu, setiap pekerjaan yang dilakukan oleh PT. Buana Rangga Gumilang selalu mengedepankan prinsip:

Safety First, Quality Always

safety-first-quality-always

Implementasi Sistem K3 di PT. Buana Rangga Gumilang

Untuk memastikan seluruh pekerjaan berjalan aman dan sesuai standar, perusahaan menerapkan berbagai program keselamatan kerja, di antaranya:

Identifikasi Bahaya dan Penilaian Risiko (HIRADC)

HIRADC Pekerjaan Conveyor System

Hazard Identification, Risk Assessment and Determining Control (HIRADC)

PT. BUANA RANGGA GUMILANG

HIRADC merupakan metode identifikasi bahaya, penilaian risiko, dan penentuan tindakan pengendalian yang digunakan untuk mencegah kecelakaan kerja, kerusakan aset, gangguan operasional, serta dampak lingkungan selama pelaksanaan pekerjaan conveyor system.


1. HOT SPLICING CONVEYOR BELT

HOT SPLICING CONVEYOR BELT

Aktivitas

Penyambungan belt conveyor menggunakan mesin vulkanisir panas.

Potensi Bahaya

  • Suhu tinggi dari mesin vulkanisir
  • Sengatan listrik
  • Terjepit alat press
  • Paparan asap dan uap panas
  • Material jatuh saat pekerjaan

Risiko

  • Luka bakar
  • Tersengat listrik
  • Cedera tangan
  • Gangguan pernapasan
  • Cedera akibat material jatuh

Pengendalian

Engineering Control

  • Grounding mesin vulkanisir
  • Pengaman kabel listrik
  • Pemasangan barricade area kerja

Administrative Control

  • Permit To Work (PTW)
  • Toolbox Meeting
  • LOTO sebelum pekerjaan
  • Hanya teknisi kompeten yang bertugas

APD

  • Helm Safety
  • Safety Glasses
  • Sarung tangan tahan panas
  • Safety Shoes
  • Wearpack lengan panjang

2. COLD SPLICING CONVEYOR BELT

COLD-SPLICING-CONVEYOR-BELT-BRG

Aktivitas

Penyambungan belt menggunakan adhesive dan chemical.

Potensi Bahaya

  • Paparan bahan kimia
  • Uap solvent
  • Kebakaran
  • Terpeleset karena tumpahan adhesive

Risiko

  • Iritasi kulit
  • Gangguan pernapasan
  • Kebakaran
  • Cedera akibat terpeleset

Pengendalian

Engineering Control

  • Ventilasi memadai
  • Penyimpanan chemical sesuai standar

Administrative Control

  • Material Safety Data Sheet (MSDS)
  • Larangan merokok
  • Pelatihan penanganan bahan kimia

APD

  • Chemical Resistant Gloves
  • Respirator
  • Safety Goggles
  • Safety Shoes

3. RUBBER LAGGING PULLEY

Rrelagging pulley konveyor k3 smk3 brg

Aktivitas

Pemasangan rubber lagging pada pulley conveyor.

Potensi Bahaya

  • Penggunaan grinder
  • Debu grinding
  • Kebisingan
  • Paparan adhesive

Risiko

  • Luka akibat percikan gerinda
  • Gangguan pernapasan
  • Gangguan pendengaran
  • Cedera tangan

Pengendalian

Engineering Control

  • Guard grinder
  • Dust collector

Administrative Control

  • SOP Grinding
  • Area kerja steril

APD

  • Face Shield
  • Safety Glasses
  • Ear Plug
  • Sarung tangan kerja
  • Respirator

4. BELT INSTALLATION

Aktivitas

Pemasangan belt conveyor baru.

Potensi Bahaya

  • Material handling
  • Belt terjatuh
  • Tertarik belt
  • Pinch point

Risiko

  • Cedera punggung
  • Tangan terjepit
  • Tertimpa material
  • Cedera serius

Pengendalian

Engineering Control

  • Chain Block
  • Crane
  • Lifting Equipment bersertifikat

Administrative Control

  • Lifting Plan
  • Rigger dan Operator bersertifikat
  • Area kerja dibatasi

APD

  • Helm Safety
  • Sarung tangan
  • Safety Shoes
  • Rompi reflektif

5. PULLEY REPLACEMENT

Aktivitas

Pembongkaran dan penggantian pulley conveyor.

Potensi Bahaya

  • Beban berat
  • Energi tersimpan pada sistem
  • Bekerja di area ketinggian

Risiko

  • Tertimpa pulley
  • Jatuh dari ketinggian
  • Terjepit komponen

Pengendalian

Engineering Control

  • Lifting Equipment sesuai kapasitas
  • Scaffolding standar

Administrative Control

  • LOTO
  • Working at Height Permit
  • Job Safety Analysis

APD

  • Full Body Harness
  • Helm Safety
  • Safety Shoes
  • Sarung tangan

6. ROLLER REPLACEMENT

Aktivitas

Penggantian carry roller, return roller, impact roller.

Potensi Bahaya

  • Pinch point
  • Roller jatuh
  • Posisi kerja tidak ergonomis

Risiko

  • Jari terjepit
  • Cedera punggung
  • Tertimpa roller

Pengendalian

Engineering Control

  • Roller Lifter
  • Tool sesuai standar

Administrative Control

  • Conveyor Shutdown
  • LOTO
  • Toolbox Meeting

APD

  • Helm Safety
  • Safety Shoes
  • Gloves
  • Safety Glasses

Setiap pekerjaan diawali dengan proses identifikasi bahaya dan penilaian risiko guna menentukan langkah pengendalian yang tepat sebelum pekerjaan dilaksanakan.

Safety Induction

Seluruh tenaga kerja wajib mengikuti pengarahan keselamatan sebelum memasuki area kerja pelanggan.


Toolbox Meeting

toolbox-meeting-safety-smk3-brg

Briefing harian dilakukan untuk membahas:

  • Rencana pekerjaan
  • Potensi bahaya
  • Pengendalian risiko
  • Kondisi area kerja
  • Penggunaan APD

Permit To Work (PTW)

Pekerjaan dilaksanakan sesuai sistem izin kerja yang berlaku pada lokasi pelanggan.

Lock Out Tag Out (LOTO)

lock-out-tag-out-brg

Lock Out Tag Out (LOTO) adalah prosedur keselamatan kerja yang digunakan untuk mengisolasi dan mengamankan sumber energi pada mesin atau peralatan sebelum dilakukan pekerjaan inspeksi, perbaikan, perawatan, pembersihan, atau penggantian komponen.

Tujuan utama LOTO adalah mencegah mesin atau peralatan beroperasi secara tidak sengaja yang dapat menyebabkan cedera serius, kerusakan peralatan, maupun kecelakaan kerja fatal.


Mengapa LOTO Penting?

Dalam pekerjaan conveyor, banyak sumber energi yang masih tersimpan meskipun mesin telah dimatikan, seperti:

  • Energi listrik
  • Energi mekanik
  • Energi hidrolik
  • Energi pneumatik
  • Energi gravitasi
  • Energi panas (thermal)

Tanpa prosedur LOTO yang benar, mesin dapat hidup kembali secara tidak sengaja saat teknisi sedang bekerja sehingga berpotensi menyebabkan:

โŒ Terjepit pulley atau roller conveyor
โŒ Tersangkut belt conveyor yang bergerak
โŒ Tersengat listrik
โŒ Cedera serius pada tangan atau anggota tubuh lainnya
โŒ Kerusakan peralatan dan downtime produksi

Penggunaan APD Lengkap

penggunaan apd lengkap brg

Seluruh personel diwajibkan menggunakan:

  • Safety Helmet
  • Safety Shoes
  • Safety Vest
  • Safety Glasses
  • Sarung Tangan Kerja
  • Full Body Harness (apabila diperlukan)

Budaya Keselamatan Kerja

BUDAYA-KESELAMATAN-K3-BUANA-RANGGA-GUMILANG-BRG

Keselamatan bukan hanya tanggung jawab HSE atau pengawas lapangan, tetapi merupakan tanggung jawab seluruh personel perusahaan.

PT. Buana Rangga Gumilang terus membangun budaya kerja yang mengutamakan:

Kesadaran

Memahami setiap risiko yang ada di lingkungan kerja.

Kepatuhan

Melaksanakan pekerjaan sesuai prosedur yang telah ditetapkan.

Kepedulian

Saling mengingatkan dan menjaga keselamatan sesama pekerja.

Perbaikan Berkelanjutan

Melakukan evaluasi dan peningkatan sistem keselamatan secara berkala.


Incident Investigation (Investigasi Insiden)

insiden-investigasi-brg-smk3

Belajar dari Kejadian, Mencegah Terulang Kembali

Setiap insiden di tempat kerja memiliki penyebab, dan setiap penyebab dapat diidentifikasi serta dicegah melalui proses investigasi yang tepat. Investigasi insiden bukan bertujuan mencari siapa yang salah, melainkan menemukan akar penyebab agar kejadian serupa tidak terjadi kembali.

PT. Buana Rangga Gumilang (BRG) menerapkan sistem investigasi insiden sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman, produktif, dan berkelanjutan.

Tujuan Investigasi Insiden

  • Mengidentifikasi penyebab langsung dan akar penyebab insiden.
  • Mencegah terjadinya insiden berulang.
  • Melindungi pekerja, aset perusahaan, dan lingkungan.
  • Meningkatkan budaya keselamatan kerja (Safety Culture).
  • Menyusun tindakan perbaikan yang efektif dan berkelanjutan.

Tahapan Investigasi Insiden

1. Identifikasi dan Pelaporan

Setiap insiden, near miss, maupun kondisi tidak aman harus segera dilaporkan.

2. Pengamanan Lokasi

Area kejadian diamankan untuk mencegah risiko tambahan dan menjaga bukti.

3. Pengumpulan Data

Mengumpulkan informasi melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara saksi.

4. Analisis Penyebab

Menentukan faktor penyebab menggunakan metode investigasi yang sesuai.

5. Penentuan Akar Penyebab

Mengidentifikasi penyebab utama yang harus diperbaiki agar kejadian tidak terulang.

6. Tindakan Perbaikan

Menyusun dan melaksanakan tindakan korektif maupun preventif.

7. Evaluasi dan Pembelajaran

Hasil investigasi disosialisasikan sebagai pembelajaran bagi seluruh pekerja.

Prinsip Investigasi yang Efektif

โœ… Fokus pada fakta dan bukti objektif

โœ… Tidak mencari kambing hitam

โœ… Dilakukan secepat mungkin setelah kejadian

โœ… Melibatkan pihak yang kompeten

โœ… Menghasilkan tindakan perbaikan yang nyata

โœ… Menjadi sarana pembelajaran bagi seluruh pekerja

Komitmen PT. Buana Rangga Gumilang

Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang conveyor system, conveyor service, rubber lagging, splicing, dan material handling, PT. Buana Rangga Gumilang berkomitmen menerapkan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dalam setiap aktivitas operasional.

Kami percaya bahwa:

“Setiap Insiden Memiliki Penyebab, Setiap Penyebab Dapat Dicegah.”

Melalui budaya pelaporan, investigasi yang transparan, dan perbaikan berkelanjutan, BRG terus berupaya mewujudkan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan produktif bagi seluruh pekerja maupun pelanggan.


Pelatihan dan Kompetensi Tenaga Kerja

Untuk meningkatkan kemampuan dan kesadaran keselamatan kerja, PT. Buana Rangga Gumilang secara aktif mendorong personel untuk mengikuti berbagai pelatihan dan sertifikasi yang relevan dengan bidang pekerjaan.

Program pelatihan yang menjadi perhatian perusahaan meliputi:

  • Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)
  • Bekerja di Ketinggian
  • Penanganan Peralatan Kerja
  • Penggunaan APD
  • Emergency Response
  • Fire Fighting Awareness
  • Pekerjaan Conveyor Belt Maintenance

Dengan tenaga kerja yang kompeten, perusahaan dapat memberikan layanan yang lebih aman dan profesional kepada pelanggan.


Komitmen terhadap Klien dan Mitra Kerja

Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang Conveyor Belt System dan Material Handling Equipment, PT. Buana Rangga Gumilang memahami bahwa keselamatan kerja merupakan salah satu faktor penting dalam keberhasilan proyek.

Oleh karena itu, kami selalu berupaya memenuhi persyaratan keselamatan yang ditetapkan oleh pelanggan serta mendukung implementasi sistem K3 di setiap lokasi kerja.

Komitmen ini menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk membangun hubungan kerja jangka panjang yang didasarkan pada profesionalisme, kualitas, dan keselamatan.


Sertifikat dan Dokumen K3

Sebagai bentuk komitmen terhadap pengembangan kompetensi dan penerapan keselamatan kerja, PT. Buana Rangga Gumilang menyediakan berbagai dokumen dan sertifikat yang dapat diakses sebagai referensi.

Dokumen yang tersedia:


PT. Buana Rangga Gumilang

Conveyor Specialist dengan Komitmen Keselamatan Kerja

Kami percaya bahwa pekerjaan yang aman adalah fondasi dari pekerjaan yang berkualitas.

PT. Buana Rangga Gumilang terus berupaya meningkatkan standar keselamatan kerja demi memberikan layanan terbaik bagi seluruh pelanggan.

๐Ÿ“ž HUBUNGI KAMI
Kami siap menjawab pertanyaan Anda dan membantu mendapatkan solusi terbaik untuk sistem conveyor Anda.

๐Ÿ”น Untuk konsultasi, penawaran, atau kunjungan lapangan, silakan kontak:

๐Ÿ“ฑ +62 812-8225-8567
โ˜Ž๏ธ (0251) 7547449
๐ŸŒ https://brg.co.id
๐Ÿ“Jl. Tumenggung Wiradiredja No. 36B, Kota Bogor โ€“ Jawa Barat